Muwashaffat Muslim

Muwashaffat Muslim
Assalamu'alaikum wr.wb

Senin, 31 Januari 2011

Pengetahuan Tersembunyi dalam Al-Qur'an



Al-qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan yang telah ada sejak 14 abad yang lalu. Namun, belum banyak manusia yang menyadari hal tersebut. Sekarang, kita hanya terpaku pada buku yang diberikan kepada kita semua yang pada umumnya ditulis oleh orang barat tanpa menulis nama ilmuwan muslim yang terlebih dahulu berperan sebagai pencetus pengetahuan tersebut. Kita telah melupakan Al-qur’an sebagai panduan bagi seluruh aktifitas kita.
                Banyak dari fenomena alam dan berbagai konsep dasar mengenai ilmu pengetauan ada dalam Al-qur’an, tetapi kita tidak mengetahui adanya hall tersebut disebabkan karena kita tidak mau memahami apa yang tertulis dalam Al-qur’an. Yang menarik untuk ditanyakan adalah mengapa Allah tidak menjelaskan secara detail mengenai ilmu pengetauan yang ada di al-qur’an?
                Jawaban dari pertanyaan tersebut dikarenakan rasa cinta Allah kepada kita. Manusia diberikan otak yang sangat hebat dan mampu menganalisis pesan-pesan yang tersembunyi banyak dari pengetahuan manusia yang ada pada hari ini, merupakan hasil dari analisis manusia terhadap alam. Bila manusia hanya menerima semua secara instan tanpa ada usaha manusia dalam menganalisis hal tersebut, maka kemampuan otak manusia akan berkurang dan makin lama akan menyebabkan kelumpuhan dan tidak bisa digunakan lagi. Inilah sebabnya kenapa setiap hari harus ada informasi yang masuk ke dalam otak kita agar otak terus berkembang dan fungsi kerja dari otak kita tidak menurun. Itulah sebabnya mengapa Allah juga menganjurkan kita untuk selalu membaca.

Rabu, 26 Januari 2011

Atom

Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur. Terdapat partikel yang lebih kecil (meson, puon, muon dan positron) semuannya tidak ada hubungannya dengan struktur atom. Inti atom <<< atom dengan ρ = 1013 - 1014 g cm-3, atom lebih banyak terisi oleh ruang kosong. Banyak teori mengenai bentuk atom. Teori paling klasik adalah teori yang di ungkapkan oleh Dalton yakni atom adalah “sebuah bola pejal”. Tetapi, teori itu gugur seiring ditemukannya elektron oleh J.J Thomson dan beliau mengungkapkan bahwa atom terdiri dari elektron dan muatan positif yang tersebar di seluruh atom sehingga atom bisa bermuatan netral. Kemudian muncul Rutherford yang mengadakan eksperimen dengan cara menembakkan partikel alfa ke arah lempen emas yang tipis dan beliau menyimpulkan bahwa atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan elektron yang mengelilinginya. Kemudian Neils Bohr dengan pendekatan fisika klasik menganggap bahwa atom seperti sebuah sistem tata surya. Dan yang terakhir adalah model atom Mekanika Kuantum.


Atom hidrogen meskipun 1s1 namun memiliki n > 1 sesuai dengan rumus Rydberg.

Saat elektron n=1, adalah energi terendah sebab energi elektron untuk hadir di n=1 itu adalah terendah sesuai dengan prinsip aufbau tetapi untuk mengusir elektron pada n=1 energi yang dibutuhkan sangat besar. Elektron dalam pengisian sebuah atom, akan memiliki 4 buah bilangan kuantum yang bisa menentukan probabilitas ditemukannya elektron dalam suatu orbital yang bisa ditentukan dalam berbagai persamaan.
n = menunjukkan bilangan kuantum utama = kulit elektron
l  = menunjukkkan bilangan kuantum azimuth = orbital elektron
m = menunjukkan bilangan kuantum magnetik = orientasi orbital elektron
ms = menunjukkan bilangan kuantum spin = spin elektron dan orientasi magnetik
Untuk menentukan bilangan kuantum suatu elektron, yang nilainya tertentu, dibutuhkan persamaan yang sangat rumit dari kimia kuantum tetapi kita tidak akan membahas hal ini sekarang.

Jumat, 21 Januari 2011

LUKI Institute

LUKI institute adalah lembaga pelatihan olimpiade yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi SMA mengikuti Ollimpiade Sains Nasional dan Internasional. Selain itu, LUKI Institute bertujuan untuk mempersiapkan anak bengsa untuk merubah Indonesia ke arah yang lebih baik. LUKI Institute didirikan di sebuah mushalla yang bernama AL-Wustho yang berlokasi di SMAN 1 Depok.
LUKI Istitute telah memiliki staff pengajar
Bidang Komputer : Alham Fikri Aji ( Peraih Medali Perak IOI 2010 di Kanada )
Bidang Kimia : Lukman Hakim ( Peraih Medali Emas OSN 2010 di Jakarta )

LUKI Institute masih kekurangan staff pengajar untuk bidang Biologi, Matematika, Fisika dan Astronomi
Apakah diantara anda ada yang bisa mengisi kekosongan tersebut ?

Minggu, 16 Januari 2011

Target Beberapa Tahun ke Depan

Setiap kegiatan yang kita lakukan wajib memiliki tujuan, sehingga dapat tergambarkan dalam diri kita seberapa berhasil usaha keras yang telah kita lakukan. Meskipun begitu, tidak terlaksananya target yang kita rencanakan, bukan berarti kita gagal dalam menjalani kehidupan ini, sebab Allah pasti selalu memberikan yang terbaik bagi diri kita.
Berikut merupakan target saya dalam beberapa tahun ke depan
2011 : Absolute Winner IChO 2011
2012 : Medali Emas OSN PTI bidang kimia
2013 : LUKI institute muncul sebagai lembaga yang dikenal Indonesia
2014 : Mapres no.1 Fasilkom UI
2015 : Lulus Fasilkom UI

Selasa, 11 Januari 2011

Proses Tarbiyah

Tarbiyah adalah suatu proses pembelajaran sehingga ketika menjalankan proses tersebut, para peserta tarbiyah mendapatkan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Tarbiyah adalah sarana terbaik dalam mencetak generasi yang dapat melanjutkan perjuangan da’wah. Tarbiyah bukan hanya sekedar kita mengikuti mentoring atau pun liqo, tetapi tarbiyah adalah proses dalam mencetak generasi masa depan yang akan menegakkan panji-panji islam. Dahulu, Rasulullah menggunakan tarbiyah untuk merekrut para pengikut tidak hanya untuk memperbanyak jumlah kaum muslim, tetapi tujuan utama adalah untuk mempersiapkan regenerasi para pejuang da’wah yang akan berjuang menegakkan syariat islam. Dalam proses tarbiyah tidak hanya untuk menjadikan sarana penguatan iman tetapi tarbiyah juga merupakan proses regenerasi da’wah. Oleh karena itu, seharusnya para peserta tarbiyah dapat menjadi generasi penerus dalam meneruskan jalan da’wah ini.
Selama mengikuti tarbiyah banyak hal yang telah saya dapat. Seperti yang telah diungkapkan di atas. Selain mendapatkan sarana untuk menguatkan iman, saya juga telah mendapatkan rasa kepedulian yang tinggi, yakni kepedulian terhadap generasi masa depan. Kita tidak hanya berfikir bahwa tarbiyah hanya untuk diri kita sendiri, hanya utuk menguatkan iman kita semata. Tetapi, dalam proses tarbiyah kita juga dituntut untuk menjadi penerus perjuangan da’wah. Perjuangan da’wah bukanlah hal yang mudah, perjalanan da’wah adalah hal yang berat butuh pengorabanan sebab dalam menjalani da’wah ini, kita pasti menemui kesulitan, rasa sakit dan kelelahan yang berarti. Namun, semua itu akan luntur jika kita menjalaninya secara ikhlas.
Sementara, hal yang ingin didapatkan melalui tarbiyah adalah sebagai leaders creator. Tarbiyah harus selalu dilakukan untuk membentuk para leader. Kita selalu berawal dari seorang murid yang terus belajar, namun suatu saat nanti kita akan menjadi seorang leader. Tetapi, menjadi seorang ledaer pun tak cukup sebab untuk membangun islam, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau sekolompok orang. Islam harus di bangun oleh para pengikutnya. Oleh sebab itu, kita juga harus menjadi leaders creator. Selain dibina, kita juga harus membina itulah wujud kontribusi kita sebagai seorang muslim untuk membangun islam. Bahkan, suatu saat nanti kita akan menjadikan diri kita sebagai creating leaders creator. Semua itu bisa terlaksana jika kita melaksanakannya secara ikhas dan hanya mengharap ridho Allah

Kamis, 06 Januari 2011

Pentingnya Ridho Allah


Pentingnya Ridho Allah

Banyak pertanyaan yang harus diungkap selama kita hidup. Pertanyaan yang sengguh sederhana tetapi dapat mengubah hidup kita.
Untuk apa kita hidup?
Untuk apa kita belajar?
Untuk apa untuk apa kita beribadah?
dari semua pertanyaan itu, ternyata hanya dibutuhkan satu jawaban untuk menjawabnya yakni untuk mencari ridho Allah. Batapa pentingnya ridho Allah dalam hidup kita, tanpa ridho dari-Nya, kita hanya melakukan semua kegiatan kita secara hampa dan tidak memiliki arti sama sekali. Sekarang ini, banyak orang-orang yang mengaggap remeh mengenai ridho Allah banyak yang tidak mengerti apa kaitannya ridho Allah dengan semua kegiatan yang kita lakukan selama hidup kita. Berikut merupakan gambaran pentingnya ridho Allah dalam segala aktivitas yang kita lakukan.
                Kejadian ini terjadi di suatu sekolah SMA terkemuka di Indonesia. Pada hari itu, para siswa belajar seperti biasa tak ada yang istimewa terjadi di sekolah tersebut selain semangat belajar yang sangat besar dari para siswanya terlebih siswa kelas XII yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional. Sampai suatu hari, dimana para siswa kelas XII dari suatu kelas mengharapkan kedatangan guru yang aan memberikan materi pelajaran. Namun, dari jam pertama sampai jam terakhir tidak ada satu orang guru pun yang datang ke kelas tersebut dikarenakan sebagaian guru yang mengajar pada hari itu sakit dan sebagian lagi menjalankan dinas di luar sekolah. Karena mendengar bahwa pada hari itu tidak ada guru yang masuk ke kelas tersebut, anak-anak pun kecewa. Salah seorang dari mereka kemudian berkata : “Lebih baik di rumah dah, bisa belajar sendiri. Dari pada di sekolah guru ga ada ngabisin waktu aja”.    
                Apakah teman-teman tahu bahwa sesungguhnya perkataan yang dikatakan oleh anak tersebut merupakan salah tu bukti bahwa dalam belajar, ia tidak memiliki tujuan untuk mencari ridho Allah. Sebenarnya, untuk semua kegiatan yang kita kerjakan di dunia ini, Allah hsnys meminta sebuah proses. Semua hasil baik maupun buruk itu adalah kehendak Allah. Meskipun sebenarnya tidak ada yang buruk di dunia ini sebab Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita.
Ketika kita datang ke sekolah sebenarnya itu merupakan salah satu bentuk jihad kita. Dan semua kegiatan yang kita lakukan di sekolah akan diberikan pahala oleh Allah, kemudian apabila kita merasa mengeluh terhadap kegiatan yang kita lakukan bahkan mrnganggap bahwa itu merupakan kegiatan yang tidak bermanfaat, saya takut itu akan menghapus pahala kita yang harusnya bisa kita dapatkan dari perjalanan kita ke sekolah.
Meraka yang mencari ridho Allah, dalam setiap kegitannya tidak akan melangga aturan yang ditetapkan Allah. Mereka selalu yakin bahwa hasil yang mereka peroleh adalah kehendak Allah dan mereka yakin bahwa segala hasil yang mereka peroleh merupakan kehendak Allah. Selain itu,mereka juga selalu mengusahakan kegiatannya dengan sebaik mungkin sebab menurutnya, bila ia berusaha dengan baik maka Allah akan memberikan ganjaran yang terbaik bagi dirinya.  
Semoga ini bisa menjadi renungan bagi kita semua khususnya saya pribadi.

Rabu, 29 Desember 2010

Surat Al-Kahfi dan Teori Relativitas


Surat Al-Kahfi dan Teori Relativitas
Q.S Al-kahfi ayat 18

18. Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.
Al-Qur’an merupakan tuntunan hidup manusia, Al-Qur’an tidak hanya berisi aqidah dan tuntunan agama bagi umat Islam,  tetapi juga berisi berbagai macam kisah, syariat (aturan hidup) dan juga berisi ilmu pengetahuan. Selama ini, kebanyakan umat Islam hanya menganggap Al-Qur’an sebagai bahan bacaan yang berisi ajaran Islam. Padahal, Al-Qur’an adalah suatu kitab suci yang berisi berbagai macam hal yang dibutuhkan manusia baik masa sekarang maupun masa depan.
Allah telah menurunkan Al-qur’an kepada Rasululah s.a.w agar ia mengajarkan kepada manusia hal yang tidak diketahui oleh manusia.
Dalam surat Al-Jumuah ayat 2 :

2. Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,
Tidak sepatutnya kita hanya menganggap Al-Qur’an sebagai hal yang biasa dan mengacuhkan apa yang tertulis di dalamnya.
Dalam surat Al-anfal ayat 31 :

31. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: "Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menhendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (Al Quran) ini tidak lain hanyalah dongeng-dongengan orang-orang purbakala."
Telah banyak bukti kebenaran Al-Qur’an yang telah diungkap. Dari sisi pengetahuan, banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang mengungkap ilmu pengetahuan zaman modern yang ternyata sudah tertulis dalam Al-Qur’an. Disini, saya akan menjabarkan kisah Ashabul Kahfi yang ternyata bersesuaian dengan teori relativitas Einstein.

Dari surat Al-kahfi ayat 18 yang telah tertulis di atas,
18. Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.
“……..kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri………”. Dari kata-kata ini, Allah mengisyaratkan bahwa mereka bergerak. Allah menggerakkan mereka ke kanan dan ke kiri.
Dalam teori relativitas Einstein, “bila suatu benda bergerak mendekati kecapatan cahaya, maka akan terjadi dilatasi waktu dan terhubung dengan persamaan : 
Δt = γ Δtp 
Dengan   
  
 Δtp         = waktu yang dirasakan ketika benda bergerak
Δt           = waktu yang dirasakan ketika benda diam
c              = kecepatan cahaya (3 x 108 m/s)
γ              = (1-v2/c2)-1
Dalam surat Al-kahfi ayat 19 :

19. Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)." Mereka menjawab: "Kita berada (disini) sehari atau setengah hari." Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorang pun.
Dalam surat Al-kahfi ayat 25 :
25. Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).
Jika kita mengaggap Δtp = 1 hari dan Δt  = 300 tahun = 109.500 hari
Dengan memasukkan angka-angka tersebut ke dalam persamaan
Δt = γ Δtp
maka γ =109.500
maka v ≈ c. Sehingga pantas saja dalam surat Al-kahfi ayat 25, Allah berkata :
jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.