Apakah kita tidak mengambil pelajaran tentang perjuangan Rasulullah dalam berda’wah. Rasulullah, meskipun beliau sibuk dengan semua aktifitas da’wahnya, beliau tetap melaksanakan Qiyamul Lail secara rutin. Beliau tidak pernah mengeluh akan beratnya jalan da’wah. Beliau selalu percaya bahwa Allah akan memberikan balasan yang terbaik bagi siapa pun yang mau menolong agamanya. Apakah kita telah merasa suci sehingAlaga kita merasa tidak memerlukan lagi Qiyamul Lail. Apakah kita telah merasa mengalahkan Rasulullah dalam berda’wah sehingga kita merasa mengeluh terhadap beratnya da’wah ini. Semoga ini bisa menjadi renuangan bagi kita semua termasuk saya pribadi
Islam tidak hanya sekedar aturan dalam beragama, tetapi Islam juga merupakan aturan hidup yang mengikat bagi setiap manusia. Islam diciptakan untuk memberi kesejahteraan pada seluruh alam Islam Rahmatanlil 'alamin
Muwashaffat Muslim
Assalamu'alaikum wr.wb
Jumat, 04 Februari 2011
Ingatlah Allah dalam Setiap Perjuangan
Pernahkah kita membayangkan bahwa setiap hari kita selalu melakukan aktifitas tetapi kita sering mengeluh terhadap semua aktifitas kita. Kita selalu beranggapan bahwa kita adalah orang yang paling sengsara dalam hidup ini, sering kita merasa telah berjuang dengan sekuat tenaga. Apalagi berkaitan dengan aktifitas kita dalam berda’wah, kita menganggap diri kita telah lelah dalam berda’wah sehingga kita sering menyepelekan ibadah kita. Kita merasa lelah, sehingga kita menunda-nunda shalat wajib kita, karena merasa sudah berkonstribusi banyak, kit wajib kita, karena merasa sudah berkonstribusi banyak, kita merasa tidak butuh lagi dengan Qiyamul Lail. Kita lupa bahwa sebagai aktivis da’wah kita tidak boleh lemah, kita harus kuat dalam menghadapi segala tantangan dalam kehidupan terutama dalam berda’wah.
Senin, 31 Januari 2011
Pengetahuan Tersembunyi dalam Al-Qur'an
Al-qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan yang telah ada sejak 14 abad yang lalu. Namun, belum banyak manusia yang menyadari hal tersebut. Sekarang, kita hanya terpaku pada buku yang diberikan kepada kita semua yang pada umumnya ditulis oleh orang barat tanpa menulis nama ilmuwan muslim yang terlebih dahulu berperan sebagai pencetus pengetahuan tersebut. Kita telah melupakan Al-qur’an sebagai panduan bagi seluruh aktifitas kita.
Banyak dari fenomena alam dan berbagai konsep dasar mengenai ilmu pengetauan ada dalam Al-qur’an, tetapi kita tidak mengetahui adanya hall tersebut disebabkan karena kita tidak mau memahami apa yang tertulis dalam Al-qur’an. Yang menarik untuk ditanyakan adalah mengapa Allah tidak menjelaskan secara detail mengenai ilmu pengetauan yang ada di al-qur’an?
Jawaban dari pertanyaan tersebut dikarenakan rasa cinta Allah kepada kita. Manusia diberikan otak yang sangat hebat dan mampu menganalisis pesan-pesan yang tersembunyi banyak dari pengetahuan manusia yang ada pada hari ini, merupakan hasil dari analisis manusia terhadap alam. Bila manusia hanya menerima semua secara instan tanpa ada usaha manusia dalam menganalisis hal tersebut, maka kemampuan otak manusia akan berkurang dan makin lama akan menyebabkan kelumpuhan dan tidak bisa digunakan lagi. Inilah sebabnya kenapa setiap hari harus ada informasi yang masuk ke dalam otak kita agar otak terus berkembang dan fungsi kerja dari otak kita tidak menurun. Itulah sebabnya mengapa Allah juga menganjurkan kita untuk selalu membaca.
Rabu, 26 Januari 2011
Atom
Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur. Terdapat partikel yang lebih kecil (meson, puon, muon dan positron) semuannya tidak ada hubungannya dengan struktur atom. Inti atom <<< atom dengan ρ = 1013 - 1014 g cm-3, atom lebih banyak terisi oleh ruang kosong. Banyak teori mengenai bentuk atom. Teori paling klasik adalah teori yang di ungkapkan oleh Dalton yakni atom adalah “sebuah bola pejal”. Tetapi, teori itu gugur seiring ditemukannya elektron oleh J.J Thomson dan beliau mengungkapkan bahwa atom terdiri dari elektron dan muatan positif yang tersebar di seluruh atom sehingga atom bisa bermuatan netral. Kemudian muncul Rutherford yang mengadakan eksperimen dengan cara menembakkan partikel alfa ke arah lempen emas yang tipis dan beliau menyimpulkan bahwa atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan elektron yang mengelilinginya. Kemudian Neils Bohr dengan pendekatan fisika klasik menganggap bahwa atom seperti sebuah sistem tata surya. Dan yang terakhir adalah model atom Mekanika Kuantum.
Atom hidrogen meskipun 1s1 namun memiliki n > 1 sesuai dengan rumus Rydberg.
Saat elektron n=1, adalah energi terendah sebab energi elektron untuk hadir di n=1 itu adalah terendah sesuai dengan prinsip aufbau tetapi untuk mengusir elektron pada n=1 energi yang dibutuhkan sangat besar. Elektron dalam pengisian sebuah atom, akan memiliki 4 buah bilangan kuantum yang bisa menentukan probabilitas ditemukannya elektron dalam suatu orbital yang bisa ditentukan dalam berbagai persamaan.
n = menunjukkan bilangan kuantum utama = kulit elektron
l = menunjukkkan bilangan kuantum azimuth = orbital elektron
m = menunjukkan bilangan kuantum magnetik = orientasi orbital elektron
ms = menunjukkan bilangan kuantum spin = spin elektron dan orientasi magnetik
Untuk menentukan bilangan kuantum suatu elektron, yang nilainya tertentu, dibutuhkan persamaan yang sangat rumit dari kimia kuantum tetapi kita tidak akan membahas hal ini sekarang.
Atom hidrogen meskipun 1s1 namun memiliki n > 1 sesuai dengan rumus Rydberg.
Saat elektron n=1, adalah energi terendah sebab energi elektron untuk hadir di n=1 itu adalah terendah sesuai dengan prinsip aufbau tetapi untuk mengusir elektron pada n=1 energi yang dibutuhkan sangat besar. Elektron dalam pengisian sebuah atom, akan memiliki 4 buah bilangan kuantum yang bisa menentukan probabilitas ditemukannya elektron dalam suatu orbital yang bisa ditentukan dalam berbagai persamaan.
n = menunjukkan bilangan kuantum utama = kulit elektron
l = menunjukkkan bilangan kuantum azimuth = orbital elektron
m = menunjukkan bilangan kuantum magnetik = orientasi orbital elektron
ms = menunjukkan bilangan kuantum spin = spin elektron dan orientasi magnetik
Untuk menentukan bilangan kuantum suatu elektron, yang nilainya tertentu, dibutuhkan persamaan yang sangat rumit dari kimia kuantum tetapi kita tidak akan membahas hal ini sekarang.
Jumat, 21 Januari 2011
LUKI Institute
LUKI institute adalah lembaga pelatihan olimpiade yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi SMA mengikuti Ollimpiade Sains Nasional dan Internasional. Selain itu, LUKI Institute bertujuan untuk mempersiapkan anak bengsa untuk merubah Indonesia ke arah yang lebih baik. LUKI Institute didirikan di sebuah mushalla yang bernama AL-Wustho yang berlokasi di SMAN 1 Depok.
LUKI Istitute telah memiliki staff pengajar
Bidang Komputer : Alham Fikri Aji ( Peraih Medali Perak IOI 2010 di Kanada )
Bidang Kimia : Lukman Hakim ( Peraih Medali Emas OSN 2010 di Jakarta )
LUKI Institute masih kekurangan staff pengajar untuk bidang Biologi, Matematika, Fisika dan Astronomi
Apakah diantara anda ada yang bisa mengisi kekosongan tersebut ?
LUKI Istitute telah memiliki staff pengajar
Bidang Komputer : Alham Fikri Aji ( Peraih Medali Perak IOI 2010 di Kanada )
Bidang Kimia : Lukman Hakim ( Peraih Medali Emas OSN 2010 di Jakarta )
LUKI Institute masih kekurangan staff pengajar untuk bidang Biologi, Matematika, Fisika dan Astronomi
Apakah diantara anda ada yang bisa mengisi kekosongan tersebut ?
Minggu, 16 Januari 2011
Target Beberapa Tahun ke Depan
Setiap kegiatan yang kita lakukan wajib memiliki tujuan, sehingga dapat tergambarkan dalam diri kita seberapa berhasil usaha keras yang telah kita lakukan. Meskipun begitu, tidak terlaksananya target yang kita rencanakan, bukan berarti kita gagal dalam menjalani kehidupan ini, sebab Allah pasti selalu memberikan yang terbaik bagi diri kita.
Berikut merupakan target saya dalam beberapa tahun ke depan
2011 : Absolute Winner IChO 2011
2012 : Medali Emas OSN PTI bidang kimia
2013 : LUKI institute muncul sebagai lembaga yang dikenal Indonesia
2014 : Mapres no.1 Fasilkom UI
2015 : Lulus Fasilkom UI
Berikut merupakan target saya dalam beberapa tahun ke depan
2011 : Absolute Winner IChO 2011
2012 : Medali Emas OSN PTI bidang kimia
2013 : LUKI institute muncul sebagai lembaga yang dikenal Indonesia
2014 : Mapres no.1 Fasilkom UI
2015 : Lulus Fasilkom UI
Selasa, 11 Januari 2011
Proses Tarbiyah
Tarbiyah adalah suatu proses pembelajaran sehingga ketika menjalankan proses tersebut, para peserta tarbiyah mendapatkan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Tarbiyah adalah sarana terbaik dalam mencetak generasi yang dapat melanjutkan perjuangan da’wah. Tarbiyah bukan hanya sekedar kita mengikuti mentoring atau pun liqo, tetapi tarbiyah adalah proses dalam mencetak generasi masa depan yang akan menegakkan panji-panji islam. Dahulu, Rasulullah menggunakan tarbiyah untuk merekrut para pengikut tidak hanya untuk memperbanyak jumlah kaum muslim, tetapi tujuan utama adalah untuk mempersiapkan regenerasi para pejuang da’wah yang akan berjuang menegakkan syariat islam. Dalam proses tarbiyah tidak hanya untuk menjadikan sarana penguatan iman tetapi tarbiyah juga merupakan proses regenerasi da’wah. Oleh karena itu, seharusnya para peserta tarbiyah dapat menjadi generasi penerus dalam meneruskan jalan da’wah ini.
Selama mengikuti tarbiyah banyak hal yang telah saya dapat. Seperti yang telah diungkapkan di atas. Selain mendapatkan sarana untuk menguatkan iman, saya juga telah mendapatkan rasa kepedulian yang tinggi, yakni kepedulian terhadap generasi masa depan. Kita tidak hanya berfikir bahwa tarbiyah hanya untuk diri kita sendiri, hanya utuk menguatkan iman kita semata. Tetapi, dalam proses tarbiyah kita juga dituntut untuk menjadi penerus perjuangan da’wah. Perjuangan da’wah bukanlah hal yang mudah, perjalanan da’wah adalah hal yang berat butuh pengorabanan sebab dalam menjalani da’wah ini, kita pasti menemui kesulitan, rasa sakit dan kelelahan yang berarti. Namun, semua itu akan luntur jika kita menjalaninya secara ikhlas.
Sementara, hal yang ingin didapatkan melalui tarbiyah adalah sebagai leaders creator. Tarbiyah harus selalu dilakukan untuk membentuk para leader. Kita selalu berawal dari seorang murid yang terus belajar, namun suatu saat nanti kita akan menjadi seorang leader. Tetapi, menjadi seorang ledaer pun tak cukup sebab untuk membangun islam, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau sekolompok orang. Islam harus di bangun oleh para pengikutnya. Oleh sebab itu, kita juga harus menjadi leaders creator. Selain dibina, kita juga harus membina itulah wujud kontribusi kita sebagai seorang muslim untuk membangun islam. Bahkan, suatu saat nanti kita akan menjadikan diri kita sebagai creating leaders creator. Semua itu bisa terlaksana jika kita melaksanakannya secara ikhas dan hanya mengharap ridho Allah
Selama mengikuti tarbiyah banyak hal yang telah saya dapat. Seperti yang telah diungkapkan di atas. Selain mendapatkan sarana untuk menguatkan iman, saya juga telah mendapatkan rasa kepedulian yang tinggi, yakni kepedulian terhadap generasi masa depan. Kita tidak hanya berfikir bahwa tarbiyah hanya untuk diri kita sendiri, hanya utuk menguatkan iman kita semata. Tetapi, dalam proses tarbiyah kita juga dituntut untuk menjadi penerus perjuangan da’wah. Perjuangan da’wah bukanlah hal yang mudah, perjalanan da’wah adalah hal yang berat butuh pengorabanan sebab dalam menjalani da’wah ini, kita pasti menemui kesulitan, rasa sakit dan kelelahan yang berarti. Namun, semua itu akan luntur jika kita menjalaninya secara ikhlas.
Sementara, hal yang ingin didapatkan melalui tarbiyah adalah sebagai leaders creator. Tarbiyah harus selalu dilakukan untuk membentuk para leader. Kita selalu berawal dari seorang murid yang terus belajar, namun suatu saat nanti kita akan menjadi seorang leader. Tetapi, menjadi seorang ledaer pun tak cukup sebab untuk membangun islam, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau sekolompok orang. Islam harus di bangun oleh para pengikutnya. Oleh sebab itu, kita juga harus menjadi leaders creator. Selain dibina, kita juga harus membina itulah wujud kontribusi kita sebagai seorang muslim untuk membangun islam. Bahkan, suatu saat nanti kita akan menjadikan diri kita sebagai creating leaders creator. Semua itu bisa terlaksana jika kita melaksanakannya secara ikhas dan hanya mengharap ridho Allah
Kamis, 06 Januari 2011
Pentingnya Ridho Allah
Pentingnya Ridho Allah
Banyak pertanyaan yang harus diungkap selama kita hidup. Pertanyaan yang sengguh sederhana tetapi dapat mengubah hidup kita.
Untuk apa kita hidup?
Untuk apa kita belajar?
Untuk apa untuk apa kita beribadah?
dari semua pertanyaan itu, ternyata hanya dibutuhkan satu jawaban untuk menjawabnya yakni untuk mencari ridho Allah. Batapa pentingnya ridho Allah dalam hidup kita, tanpa ridho dari-Nya, kita hanya melakukan semua kegiatan kita secara hampa dan tidak memiliki arti sama sekali. Sekarang ini, banyak orang-orang yang mengaggap remeh mengenai ridho Allah banyak yang tidak mengerti apa kaitannya ridho Allah dengan semua kegiatan yang kita lakukan selama hidup kita. Berikut merupakan gambaran pentingnya ridho Allah dalam segala aktivitas yang kita lakukan.
Kejadian ini terjadi di suatu sekolah SMA terkemuka di Indonesia. Pada hari itu, para siswa belajar seperti biasa tak ada yang istimewa terjadi di sekolah tersebut selain semangat belajar yang sangat besar dari para siswanya terlebih siswa kelas XII yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional. Sampai suatu hari, dimana para siswa kelas XII dari suatu kelas mengharapkan kedatangan guru yang aan memberikan materi pelajaran. Namun, dari jam pertama sampai jam terakhir tidak ada satu orang guru pun yang datang ke kelas tersebut dikarenakan sebagaian guru yang mengajar pada hari itu sakit dan sebagian lagi menjalankan dinas di luar sekolah. Karena mendengar bahwa pada hari itu tidak ada guru yang masuk ke kelas tersebut, anak-anak pun kecewa. Salah seorang dari mereka kemudian berkata : “Lebih baik di rumah dah, bisa belajar sendiri. Dari pada di sekolah guru ga ada ngabisin waktu aja”.
Apakah teman-teman tahu bahwa sesungguhnya perkataan yang dikatakan oleh anak tersebut merupakan salah tu bukti bahwa dalam belajar, ia tidak memiliki tujuan untuk mencari ridho Allah. Sebenarnya, untuk semua kegiatan yang kita kerjakan di dunia ini, Allah hsnys meminta sebuah proses. Semua hasil baik maupun buruk itu adalah kehendak Allah. Meskipun sebenarnya tidak ada yang buruk di dunia ini sebab Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita.
Ketika kita datang ke sekolah sebenarnya itu merupakan salah satu bentuk jihad kita. Dan semua kegiatan yang kita lakukan di sekolah akan diberikan pahala oleh Allah, kemudian apabila kita merasa mengeluh terhadap kegiatan yang kita lakukan bahkan mrnganggap bahwa itu merupakan kegiatan yang tidak bermanfaat, saya takut itu akan menghapus pahala kita yang harusnya bisa kita dapatkan dari perjalanan kita ke sekolah.
Meraka yang mencari ridho Allah, dalam setiap kegitannya tidak akan melangga aturan yang ditetapkan Allah. Mereka selalu yakin bahwa hasil yang mereka peroleh adalah kehendak Allah dan mereka yakin bahwa segala hasil yang mereka peroleh merupakan kehendak Allah. Selain itu,mereka juga selalu mengusahakan kegiatannya dengan sebaik mungkin sebab menurutnya, bila ia berusaha dengan baik maka Allah akan memberikan ganjaran yang terbaik bagi dirinya.
Semoga ini bisa menjadi renungan bagi kita semua khususnya saya pribadi.
Langganan:
Postingan (Atom)